LA CASA DE PAPEL VS CORONA
Netflix menjadi dewa penyelamat bagi para pecinta film sejagat karena sanggup meruntuhkan kedikjayaan bioskop-bioskop besar. Saya baru mengenalnya beberapa tahun lalu. Namun situs film sudah ada sejak tahun 1997. Tahun ketika semua yang seumurku masih dalam masa pedidikan dasar. Reed Hastings dan Marc Randolph adalah para peracik “bioskop portatil” ini.
Mengapa tiba-tiba saya menulis
tentang Netflix dalam situasi pandemik vírus corona? Sebenarnya bukan
Netflixnya yang mengutik ide ini tertumpah. Saya berterima kasih kepada Netflix
karena melaluinya saya dipertemukan dengan sebuah film seri yang membuat saya
mecurigai kehadiran corona ini. La Casa de Papel (Money Heist,
The House of Paper), kira-kira seperti itulah judul film itu. Berbahasa
spanyol. Menceritakan tentang pencurian uang (bagian 1) dan emas (bagian 2) di
dua bank maha penting di Spanyol dan Eropa pada umumnya. Banyak kisah yang
terjadi selama pembuatan film ini. Akan tetapi, hal itu tidak akan saya bahas
di sini.
Tentang pencurian uang di Royal
Mint of Spanish yang seluruhnya terjadi dalam bagian pertama film ini
menyimpan sebuah kecurigaan yang hampir mirip dengan corona. Pencurian itu
dipersiapkan berbulan-bulan. Semuanya dengan segala strategi dan jalan keluar.
Pencurian ini berkelas wahid. Tingkat profesionalisme sangat tinggi.
Kekompakkan, ketaatan dan kedisiplinan dalam tim menjadi puncak keberhasilan
pencurian ini. Pastinya ada satu orang yang bertindak sebagai aktor penting
(arsitek) dari semuanya rencana ini. Royal
Mint of Spanish dibajak oleh gerombolan ini. Bank ini adalah pabrik
pembuatan uang pada seluruh spanyol, urat nadi kehidupan perekonomian. Tempat
ini dibajak dalam beberapa hari hanya untuk menjamin keamanan dan keleluasaan
para pencuri mencetak uang sebanyak yang mereka inginkan tanpa membunuh seorang
pun. Hal yang paling penting dari semua aksi mereka itu adalah memperpanjang
waktu agar pada saat yang sudah dikalkulasikan oleh sang arsitek itu para
perampok harus bisa meninggalkan Royal Mint of Spanish sambil membawa
seluruh hasil jarahan untuk kehidupan mereka yang lebih layak. Jadi, selama
mereka berada di dalam Royal Mint of Spanish mesin pencetak uang terus
bekerja, mencetak uang, fokus dari seluruh aksi ini. Kehidupan di negara
Spanyol kelihatan berhenti. Banyak orang dibayangi ketakutan. Banyak orang yang
tidak bekerja. Meskipun ada yang bekerja tetapi tidak merasakan kenyamanan
sebagaimana layaknya. Memang akan berakhir seluruh ketakutan ini. Namun bukan
negara spanyol yang mengakhirinya. Sekali lagi semuanya tergantung pada
arsitek, pada saat mesin pencetak uang itu berhasil mencetak sejumlah uang yang
diinginkan para pencuri.
Corona? Ada arsiteknya! Kapan dia
akan berakhir? Arsiteknya yang bisa menjawab. Lalu apa yang menjadi tujuan kehadiran
corona? Dia bisa menjadi sebuah bom waktu. Ketika waktu itu tiba arsitek dan
gerombolannya sudah akan membawa seluruh hasil “curi” bagi kebahagiaan mereka.
Lalu apa yang sedang mereka curi? Itu yang sekarang saya belum bisa
menjawabnya. Bisa MINYAK, bisa EMAS, Bisa UANG. Nanti akan terungkap.
Mungkin baik
kalau Film ini ditonton setelah membaca tulisan yang tidak berarti ini.
Elly Nuga
Trairão, Brasil, 20/04/2020
Komentar
Posting Komentar